Kamis, 17 April 2014

Peradaban Manusia Baru : Modernisasi Daun Kelor.

Pagi benar Bunda membangunkanku hari ini. Embun bahkan belum sirna karena matari pun belum muncul dari ufuknya sana. Aku sudah berjalan gontai menuju kamar mandi. Ku guyur tubuhku dengan segayung air yang terasa amat dingin pagi itu. Ku bersihkan tubuhku dengan sabun, lalu ku guyur lagi. Tak lupa rambut panjangku dicepol agar tidak basah.

Jam bahkan belum tepat menunjukkan pukul 5 pagi. Namun aku sudah siap dengan segala persiapanku. Ku teliti sekali lagi agar tiada satu pun yang tertinggal. Dan tepat saat Avanza Hitam itu berhenti di depan rumah, aku dan Bundanya dibawanya - berangkat menuju Surabaya.

Lebih kurang 4 jam perjalananku ditemani oleh mimpi, karena aku tertidur meski sesekali terjaga. Terjaga - lalu menoleh ke luar kaca, melihat sekitar. Dan karena kurang menarik perhatian, aku pun kembali pulas dalam mimpi-mimpiku.