Selasa, 28 Januari 2014

TEMBOK BESAR...CHINA?

Kau tahu Tembok Besar China?
Tembok Besar China adalah bangunan terpanjang dalam sejarah manusia yaitu sepanjang 10.000 Li. Terletak di RRC, tembok ini dikonstruksikan pada periode Dinasti Qin.

Dan aku baru saja membuat tiruannya antara aku dan kamu. Seminggu lamanya aku menyusun noktah-noktah ketidaksukaan dan rimbun kebencian untuk menjaraki kita -- membendung perasaanku padamu, maksutku. 7 hari lamanya aku tak tersenyum, mengobrol, atau tertawa bersamamu. Bahkan aku terus berpaling ketika matamu dan mataku hampir bertemu. Aku tak lagi memilih bangku tepat di depanmu justru menjauh. Dan barangkali aku terlihat konyol kala itu.


Namun semua mustahil dan sia-sia saja. Usahaku semata-mata hancur oleh diriku sendiri. Karena mungkin aku tak sehebat arsitek Tembok Besar China, maka aku gagal membangun pertahanan yang kokoh antara kita berdua. Dengan demikian, apakah pupus sudah harapanku kuliah di Tekhnik Arsitektur?

Ternyata perasaanku jauh lebih hebat hingga menjebol tembok pertahananku sendiri. Detik berikutnya aku teombang-ambing di dalamnya. Gejolak perasaan ini membuatku muncul dan tenggelam seiring waktu. Hingga aku memutuskan untuk kembali mengajakmu bicara seperti hari-hari biasanya. Karena sungguh aku sangat tak nyaman harus berpura-pura dan...bukannya aku sudah bilang bahwa aku senang tertawa bersamamu, iya kan?

Katanya, hasil akhir itu bukan masalah dan yang penting aku sudah berusaha. Membangun bendungan perasaanku itu, meski kemudian aku menghancurkannya lagi. Karena aku benar-benar kau buat kacau dan tak tahu kemana harus ku luapkan segalanya. Sementara dirimu sudah tak ingin melihatku secara nyata. Dan dimana lagi aku harus menyembunyikan perasaanku serta bagaimana pula aku harus meredam cinta untuk tak berusaha menguraikannya?

Juga tentu kau ingat bagaimana kau mengijinkanku menjadikanmu sebagai bintangku? Itu masih berlaku bukan?
Toh hingga detik ini aku masih menulis seputar objek yang sama.
Serta barangkali tebakanmu benar, siapa? Ya, dirimu tentunya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar